Metro Bogor Indonesia

Warga Desa Sukaresmi Kecewa karena Kadesnya Tidak Bantu Persoalan Tanah Mereka

Metro Bogor Indonesia — Warga  Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor menyatakan kekecewaan mereka terhadap kepala desanya. Pasalnya, ketika warga meminta pertolongan kepada kepala desa terkait lahan garapan mereka yang diserobot PT Bukit Jonggol Asri (BJA), mereka justru diarahkan untuk meminta pertanggungjawaban kepada pihak perusahaan, yakni PT BJA..

Menurut keterangan sejumlah warga, sikap kepala desa tersebut dinilai tidak mencerminkan tanggung jawab sebagai pemimpin yang seharusnya melindungi dan membela kepentingan masyarakatnya. 

Warga merasa seolah-olah dibiarkan menghadapi persoalan sendiri tanpa adanya pendampingan dari pemerintah desa Sukaresmi Kecamatan Sukamakmur Mabupaten Bogor. 

“Kami datang baik-baik untuk meminta bantuan dan solusi, tapi malah disuruh langsung ke PT BJA. Harusnya kan kepala desa yang memfasilitasi atau menjembatani,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. 

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara warga dan pihak perusahaan terkait berbagai persoalan yang belum menemukan titik terang. Warga berharap pemerintah Desa Sukaresmi dapat mengambil peran aktif dalam menyelesaikan konflik serta memperjuangkan hak-hak masyarakat. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan yang resmi dari pihak kepala desa maupun dari pihak PT BJA terkait keluhan warga tersebut. 

Warga Desa Sukaresmi pun berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah Kabupaten Bogor (pemda) agar permasalahan ini segera ditangani secara adil seadilnya dan transparan terang benderang.

Ketua LBH Garda Nusantara Joyada Siallagan menegaskan komitmennya untuk memberikan advokasi kepada warga desa yang terdampak masalah ini.

Joyada Siallagan (kiri) bersama warga Desa Sukaresmi

“Tim Garda Nusantara tetap berkomitmen untuk memberikan advokasi kepada warga yang hak-haknya terlanggar dan mengawal sampai persoalan ini selesai sesuai hukum yang berlaku dan keadilan dan kepastian yang diberikan oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Team LBH tetap berkoordinasi dengan aparat penegak hukum yang terkait,” kata Joyada yang juga merupakan Founder dan Managing Partner JSP Lawfirm.

ANDA BERUNTUNG !

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *